BerkatNews.id | Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah keseluruhan pengungsi akibat gempa Cianjur, Jawa Barat menyentuh angka 114.683 orang.
Data itu terhitung hingga Sabtu (3/12/2022).
Baca Juga:
BSPS Digenjot di Jawa Barat, Kuota Bedah Rumah Melonjak Jadi 40.000 Unit
"Terdiri dari pengungsi laki-laki 54.781 jiwa, perempuan 59.902 jiwa, Disabilitas 147 jiwa ibu hamil 1.640 jiwa, dan lansia 7.453 jiwa," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Cecep Alamsyah saat konferensi pers, Sabtu.
Selain itu, juga dilaporkan sebanyak 334 korban meninggal dunia dan korban hilang sebanyak 8 orang.
Meski demikian, hingga kini pihak BNPB beserta sejumlah elemen terkait masih melakukan pencarian.
Baca Juga:
Atasi Kekeringan, Kementerian PU Bangun Sumur Bor dan Irigasi di Nganjuk
Di samping itu, BNPB juga mencatat korban luka berat sebanyak 593 orang, dan yang masih dirawat di rumah sakit sebanyak 49 orang.
Kemudian, kerugian materil rumah rusak yang tervalidasi sebanyak 35.601 unit rumah.
Adapun rinciannya rumah rusak berat 7.817 unit, rumah rusak sedang 10.589 unit, dan rusak ringan 17.195 unit.
Dampak gempa tersebut bertambah menjadi 16 titik kecamatan atau 169 Desa.
Data tersebut masih akan terus diperbarui selama masa tanggap darurat.(jef)