Dia pun tak mengetahui dari mana asal limbah tersebut, yang jelas merusak lingkungan sekitar pantai.
"Kami cuma disuruh saja sama Pak Kades, nanti katanya bakal diberi upah," kata Narto.
Baca Juga:
SNI FABA Resmi Ditetapkan, PLN Dorong Pemanfaatan Limbah PLTU Jadi Aset Bernilai Ekonomi
Limbah minyak yang mencemari pesisir pantai di Lampung acapkali terjadi beberapa tahun terakhir.
Diduga Minyak
Wakil ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lampung Timur Andi Baso, mengatakan setiap angin timur selalu muncul limbah.
Baca Juga:
Limbah Jagung Kini Jadi Cuan: Petani Tuban Diuntungkan Program Energi Bersih PLN
Menurutnya, kemunculan limbah diduga minyak atau jenis bahan bakar ini seperti ada yang sengaja membuang ke laut.
"Hampir setiap kasus temuan limbah minyak ini seperti tidak ada titik terangnya," kata Andi.
Padahal, lanjut Andi limbah ini sangat berdampak buruk terhadap ekosistem laut dan juga para nelayan.