Anugerahnews.id | SoftBank gagal berinvestasi di Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menkomarinves) Luhut Binsar Pandjaitan.
Setidaknya ada empat poin penjelasan Luhut terkait mundurnya SoftBank dari daftar calon investor IKN.
Baca Juga:
Tarik Investor, Izin HGB di IKN Bisa 160 Tahun
1. SoftBank Mundur Sejak Sahamnya Drop
Mantan Menkopolhukam itu menjelaskan bahwa SoftBank sudah mundur dari proyek IKN setelah saham perusahaannya yang anjlok.
"Kalau SoftBank itu memang dari awal sudah mundur dia sejak dia sahamnya drop," kata Luhut di Grand Hyatt, Jakarta, Selasa (15/3/2022).
Baca Juga:
Urungkan Niat Jadi Investor IKN, Softbank Alihkan Dana ke Sumbar
2. Masayoshi Tak Lagi di Dewan Pengarah IKN
Ternyata, Founder dan CEO Softbank yaitu Masayoshi Son sudah dipastikan tidak lagi menjadi bagian di dewan pengarah pembangunan IKN.
Selain Masayoshi, dewan pengarah diisi oleh Putra Mahkota Abu Dhabi Sheiks Mohamed Bin Zayed (MBZ), dan Mantan Perdana Menteri Inggris periode 1997-2007 Tony Blair. Kini Masayoshi hengkang.