Nasi Kabaka, Salah Satu Makanan Tradisional yang Berkembang di Masyarakat Nagari Gunuang Khususnya Kubu Gadang.
Baca Juga:
Hilang Saat Subuh, IRT di Pariaman Ditemukan Tak Bernyawa di Belakang Rumah Kerabat
Kubu Gadang memiliki kegiatan outbond yang mengandung nilai leadership dan teamwork. Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan permainan outbond biasa, tetapi juga dengan game tradisi, seperti randai, silat dan filosofi-filosofi Minangkabau di dalamnya.
Desa wisata ini juga punya ragam kuliner khas, seperti nasi kabaka, yakni salah satu makanan tradisional yang berkembang di masyarakat nagari gunuang khususnya Kubu Gadang. Sajian ini dihidangkan dalam suasana memanen padi (baronde) dan untuk bepergian.
Nasi kabaka dibungkus dengan daun pisang yang sudah disangrai dan di dalamnya sudah dilengkapi lauk pauk. Biasanya disajikan di tepi sawah setelah melihat atraksi dan wisata edukasi. Selain itu, ada pula pical nyiak simak yang telah ada sejak 1965.
Baca Juga:
PDI Perjuangan Sumbar Dukung Program Kerakyatan Bersama Muhammadiyah, Alex Lukman Berkomitmen
Ada juga dendeng pisang, makanan khas Kubu Gadang yang terbuat dari olahan pisang yang dibuat tipis dan dibaluri di atasnya cabai merah atau hijau. Kuliner yang satu ini biasanya dijadikan sebagai oleh-oleh khas Kubu Gadang.[zbr]