Krtnews.id | Pemadaman bergilir listrik PLN Batam kembali terjadi hingga beberapa hari ke depan.
Hal itu terpaksa harus dilakukan PLN Batam karena adanya pemeliharaan atau unit Mesin Pembangkit Tenaga Uap (PLTU) Tanjung Kasam dengan kapasitas 1x55 MW.
Baca Juga:
Transformasi Energi Batam, MARTABAT Prabowo–Gibran Apresiasi PLN Bangun PLTGU 120 MW
PLN Batam melakukan itu untuk meningkatkan keandalan pasokan listrik di Batam. Selain itu tentunya juga terus menjaga unit-unit pembangkit agar beroperasi dengan baik.
Vice President of Public Relations PT PLN Batam, Bukti Panggabean mengatakan pemeliharaan terhadap unit-unit pembangkit secara rutin harus dilakukan.
"Dimana unit yang jatuh tempo untuk segera dilakukan pemeliharaan. Seperti saat ini kita sedang melakukan pemeliharaan PLTU Tanjung Kasam," kata Bukti, Rabu 11 Mei 2022.
Baca Juga:
MARTABAT Prabowo–Gibran Nilai Pembangunan PLTGU 120 MW oleh PLN Batam Penting untuk Ketahanan Energi
Dijelaskan Bukti, ini merupakan pemeliharaan rutin (minor inspection) yang dilakukan secara rutin setiap enam bulan sekali per unit. Agar mesin pembangkit tersebut dapat bekerja optimal.
Pemeliharaan PLTU Tanjung Kasam tersebut dijadwalkan berlangsung kurang lebih 12 hari mulai tanggal 08 Mei 2022 sampai dengan 19 Mei 2022.
"Dan kami berusaha mempercepat waktu pemeliharaan PLTU agar kurang dari 12 hari agar cadangan daya tetap terjaga dan mencukupi”, jelasnya.