MAWAKA.ID | Pemerintah Indonesia diminta berhati-hati dalam mengambil kebijakan ekonomi. Sebab, kondisi ekonomi saat ini dianggap telah mengarah pada resesi.
Menurut Managing Director Political Economic and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan, selama ini Indonesia terlalu bergantung pada The Fed (Bank Sentra AS) dalam menentukan suku bunga.
Baca Juga:
KUHP dan KUHAP Baru Resmi Berlaku 2 Januari 2026, Ini Perubahan Krusialnya
"Pemerintah harus waspada apabila suku bunga dinaikkan, karena akan berpengaruh pada pelemahan rupiah dan harga komoditas yang menurun,” ucap Anthony dalam acara diskusi Gelora Talk bertajuk 'Ancaman Resesi Global Mengintai, Bagaimana Indonesia Menghadapinya’, Kamis (21/7).
Anthony menegaskan, jika Indonesia bersikukuh menaikkan suku bunga di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang belum stabil, maka rakyat kecil akan semakin terpuruk.
Pemerintah diharuskan mengeluarkan subsidi dalam skala besar dan kemampuan APBN saat ini belum stabil. Ujungnya, kata dia, dimungkinkan akan menambah utang negara kembali.
Baca Juga:
Tambahan PNBP Rp 6,62 Triliun, Pemerintah Optimistis Tekan Defisit APBN
"Tentu ini akan sangat menyulitkan kembali bagi Indonesia,” demikian Anthony. [jat]