WahanaSport.id | PSSI akan menindaklanjuti laporan dari Asosiasi Pesepakbola Profesional Indonesia (APPI) yang menyebutkan ada klub Liga 3 tidak membayarkan gaji pemain.
Berdasarkan penelusuran PSSI, klub tersebut berdomisili di Pekanbaru dan dimiliki oleh pemain naturalisasi asal Kamerun.
Baca Juga:
FFI Resmi Berganti Nama Menjadi AFI, Perkuat Sinergi Futsal dan Sepak Bola Nasional
Sebelumnya APPI menyebut ada klub yang membayar gaji pemain Rp 250 ribu per tahun dan sampai saat ini masih ditunggak.
“Klub Liga 3 itu amatir. Itu sebabnya kami akan koordinasi dengan Asosiasi Provinsi (Asprov) setempat. Karena itu domain mereka. Kami (PSSI) ingin kasus segera diselesaikan oleh pemilik klub,” kata Sekjen PSSI Yunus Nusi.
Yunus berharap kasus ini menjadi pembelajaran bagi pemilik klub bahwa tidak mudah untuk mengelola sebuah tim karena membutuhkan biaya yang besar.
Baca Juga:
Timnas Indonesia Masuk Grup Neraka Piala AFF U-19 2026, Nova Arianto Jadikan Motivasi Tambahan
“Kalau Anda sudah terjun ke sepak bola nasional harus bertanggung jawab. Komitmen itu harus dipegang terus dan jangan sampai menyengsaran pemain,” imbuh Yunus. [JP]